Bupati Degaga Lawanna

Written by M.Napri on Monday November 19, 2018

Jika setengah bulan lalu, Taman Salma Shofa dikunjungi Walikota Samarinda, Pak Syaharie Jaang, Minggu 11 November ini yang berkunjung adalah Bupati Degaga Lawanna, Bapak Rustam Effendi Lubis.

Selama ini, Pak Rustam Effendi Lubis atau dalam akun fesbuknya bernama Reff Lubis lebih dikenal sebagai Bupati Facebook. Hari ini, label itu kutambah, ia juga adalah Bupati Degaga Lawanna.

Kok bisa? Ya, saat ia datang ke Taman Salma Shofa ia menunjuk beberapa perubahan yang sebelumnya ia lihat belum ada. Kukatakan padanya bahwa perubahan adalah keniscayaan bagi kehidupan. Tanpa perubahan, itu namanya kematian.

Aku lalu mengajaknya untuk melihat tembok penahan longsor. Di era milenium ini, kapasitas seseorang harus memiliki kemampuan untuk melihat segala sesuatu tidak sekedar fungsinya tetapi juga desainnya. Karena itu, tembok itu tidak sekedar penahan tanah agar tak longsor tapi juga secara desain menjadi sesuatu.

Tembok itupun kurancang seperti deretan cover punggung buku. Ada 9 buku. Satu di antaranya kuberi judul 'Degaga Lawanna' yang berarti 'tiada lawannya' atau 'tiada tandingnya'. Nah, di situlah pak Bupati Facebook ini berfoto dan karena itu kusebut sebagai Bupati Degaga Lawanna.

Bupati Degaga Lawanna ini kukenal sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kutai Timur dua tahun lalu. Kedudukannya itu mendorongnya untuk senantiasa mempromosikan pariwisata Kutai Timur.

-sp 111118-

Terima kasih atas kunjungan Pak Bupati Degaga Lawanna dan keluarga. Semoga lancar kembali pulang ke Sangatta. Sampai jumpa.

About author

author image
Syafruddin Pernyata

Penulis , traveler, pencinta kaltim, menulis di Unviersitas kehidupan